AL HAROMAIN

DAFTAR

  • pakaian
  • buku

Daftar Blog

TEXT

text

zainimjkbgt

zainimjkbgt
zainimjkbgt

zainimjkbgt.blogspot.com

zainimjkbgt

alharomain

Penayangan bulan lalu

Populer

Entri Populer

30 Januari 2012

HAROM MEMELIHARA ULAR

lulukmjk.blogspot.comular.jpg
Tentunya tidak semua reptil diperintahkan untuk dibunuh bahkan ada diantaranya yang boleh dimakan seperti dobb (sejenis biawak), sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Dinar berkata,”Aku mendengar Ibnu Umar ra berkata,’Nabi saw bersabda,’Aku tidak memakan dan tidak juga mengharamkannya.” (HR. Bukhori)
Didalam riwayat lain dari Ibnu Abbas bahwa bibinya telah menghadiahkan kepada Rasulullah saw mentega, biawak dan keju. Maka beliau saw memakan sebagian dari mentega dan keju namun dia tidak memakan biawak karena tidak menyukainya. Meskipun biawak itu dimakan diatas hidangannya. Seandainya biawak itu haram maka ia tidak akan dimakan diatas hidangan Rasulullah saw.” (HR. Abu Daud)
Adapun tentang memelihara ular atau tikus tanpa tujuan yang dibenarkan syariat, seperti untuk bahan percobaan ilmiah atau yang sejenisnya, maka ia adalah perbuatan sia-sia dan pengeluaran dana untuk biaya pemeliharaannya adalah kurang bermanfaat. Hal yang demikian dikarenakan beberapa alasan :
1. Adanya perintah untuk membunuhnya baik dalam keadaan berihram ataupun tidak, sebagaimana Sabda Rasulullah saw,”Lima binatang berbahaya yang diperbolehkan membunuhnya dalam keadaan tidak berihrom atau berihrom yaitu ular, burung gagak, tikus, anjing gila, burung rajawali.” (HR. Muslim)
2. Tidak membawa manfaat.
 “Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna.” (QS. Al Mukminun : 3)
3. Berbahaya bagi manusia, baik bagi yang memeliharanya maupun orang-orang yang ada di sekelilingnya.
4. Ada riwayat bahwa ularlah yang membantu Iblis memasuki surga untuk menggoda Adam dan Hawa sehingga mereka berdua dikeluarkan dari surga.
Diriwayatkan dari Abu Hurairoh berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Kami tidaklah berdamai dengan mereka (ular) sejak kami memerangi mereka..” (HR. Abu Daud)
Yang dimaksud dengan sejak kami memerangi mereka adalah sejak terjadi peperangan diantara kami dengan mereka. Sesungguhnya peperangan dan permusuhan antara ular dan manusia adalah karena setiap kelompok dari mereka diciptakan untuk saling membunuh.
Ada yang mengatakan yang dimaksud dengan peperangan adalah permusuhan antara ular dengan Adam as berdasarkan perkataan bahwa ketika iblis ingin masuk ke surga lalu dihalangi oleh para penjaganya maka pada saat itu ular membantu memasukannya kedalam surga. Iblis berhasil menggoda Adam dan Hawa untuk memakan buah dari pohon yang dilarang yang berakibat mereka berdua dikeluarkan dari surga. Demikian dikatakan al Qori. (Aunul Ma’bud juz XIV hal 119)
Ibnu Abbas berkata,”Maka bunuhlah ular dimanapun kalian mendapatkannya. Pendamlah makhluk yang pernah mendapat jaminan dari musuh Allah itu.” (Luqthul Marjan fi Ahkamil Jaan, Imam Suyuthi, edisi terjemahan hal 17cool
5. Adapun alasan bahwa ular adalah binatang neraka maka tidak ditemukan dasar hukum atau nash-nash yang berbicara tentang hal itu. Adapun didalam Al Qur’an hanya ditemukan bahwa semua binatang nanti akan dikumpulkan pada hari kiamat.
 “Dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,” (QS. At Takwir : 5)
Ada riwayat dari Ibnu Abbas bahwa seluruh binatang akan dikumpulkan hingga lalat-lalat. Ia menambahkan,”Binatang-binatang liar besok akan dikumpulkan sehingga sebagian mereka akan di-qishash (dibalas) oleh sebagian yang lain, maka binatang-binatang yang bertanduk akan dibalas oleh binatang-binatang yang tidak bertanduk. Kemudian dikatakan kepadanya,”Jadilah kalian tanah maka mereka pun mati.” Ini adalah riwayat yang paling benar dari Ikrimah. (al Jami’ li Ahkamil Qur’an juz XIX hal 191)

ARTI MIMPI ULAR

Mimpi tentan ular adalah mimpi yang paling tidak aku sukai, kenapa? Inilah jawabannya.

Ada yang mengartikan jika kita bermimpi melihat ular artinya kita akan mendapat jodoh, namun itu jika diartikan menurut primbon.

Berikut ini arti mimpi tentang ular sesuai dengan buku TAFSIR MIMPI karangan Syaikh Khalid bin 'Ali bin Muhammad Al 'Anbari sesuai dengan pemahaman Al Qur'an dan As Sunnah.

Dalam mimpi menunjukkan musuh yang berharta. Jika dia bermimpi seekor ular masuk rumahnya, artinya musuh yang melakukan makar terhadapnya. Kalau dia membunuhnya artinya dia mengalahkan musuh itu. Siapa yang bermimpi membunuh seekor ular diranjangnya, artinya isterinya wafat. Kalau mimpi di rumahnya penuh ular dan dia tidak takut, artinya dia melihat musuh kaum muslimin dan para pengekor hawa nafsu.

Kalau bermimpi melihat seekor ular mati, artinya Allah membinasakan musuhnya tanpa membebaninya. Kalau dia melihat ular masuk ke rumahnya lalu keluar tanpa menimbulkan madharat, artinya musuh-musuhnya dari keluarga dan kerabatnya sendiri.

MEMPERCANTIK FB


Facebook tampilan PC via Opmin, mungkinkah? Mungkin trik ini sudah banyak yang tahu dan sudah banyak pula yang ngeshare, tapi mungkin masih ada yang belum tahu. Caranya mudah, cukup masukkan url ini http://www.facebook.com/home.php?refid=7
dan GO.

Nanti hasilnya akan seperti ini. screenshot-1.jpeg
Ingat, jangan centang MOBILE VIEW pada pengaturan.

Mudahkan?!. . . .

PAHALA MEMBACA ALQURAN


ASSALAMUA’ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUH
Yup ..... Sobatku semua, kaifa haluk? ( bagaimana kabar kalian?) Pasti baik dan sehat sehat saja kan, up maaf terlanjur nulis bahasa arab, tapi kalian udah tahu artinya kata kaifa haluk kan? Kalau belum tahu itu didalam kurung ada artinya.
Ok sobatku semua, kali ini aku mau menposting tentang pahala dari membaca kitab suci  Al-Qur’an, tentunya kalian sering membacanya kan?.
Tahukan kalian semua ternyata perintah Nabi Muhammad S.A.W.  Kepada seluruh umat islam di seluruh dunia agar supaya membaca Al-Qur’an, ternyata bisa memperbanyak pahala untuk perbekalan nanti di alam akherat nanti sobat.
Membaca Al-Qur’an kok bisa memperbanyak pahala maksudnya gimana ya? Udah paham apa belum, kalau belum paham saya terangakan ya!, ternyata di dalam satu huruf Al-Qur’an yang kalian baca bisa menghasilkan pahala satu hasanah ( kebaikan) dan satu hasanah akan di lipat gandakan Allah menjadi sepuluh hasanah kebaikan.
Kalian mau ngak aku kasih trik cara melipat gandakan pahala membaca Al-Qur’an, kalian pasti mau kan!, baca terus tulisan di bawah ini.
Ini triknya sobat, Dalam pembagian pahala dari membaca Al-Qur’an itu terbagi menjadi 4, yaitu:
1. Satu huruf Al-Qur’an yang kalian baca ketika sholat dengan berdiri itu di lipat gandakan menjadi 100 hasanah kebaikan, wau sungguh banyak sekali kan
2. Satu huruf Al-Qur’an yang kalian baca ketika sholat dengan duduk itu di lipat gandakan menjadi 50 hasanah pahala
3. Satu huruf Al-Qur’an yang kalian baca ketika tidak sholat tapi masih mempunyai wudhu itu di lipat gandakan menjadi 25 hasanah pahala.
4. Satu huruf Al-Qur’an yang kalian baca ketika tidak sholat tapi tidak mempunyai wudhu / sudah batal wudunya, maka satu hurufnya di lipat gandakan menjadi 10 hasanah pahala .
Hebatkan pahala dari membaca Al-Qur’an! Subhanallah ternyata membaca Al-Qur’an bisa menjadi tabungan dan perbekalan nanti di akherat.
Menurutku sih lebih enak memakai trik yang pertama yaitu membaca Al-Qur’an ketika solat dengan berdiri, soalnya bisa mendapat pahala yang banyak, tapi ingat temanku semua, kalau kalian menjadi imam sholat jangan terlalu panjang ayat al-qur’an yang kalian baca, sebab itu hukumnya makroh, dikarenakan makmumnya pasti mengeluh dan kesal sekali sama imam yang bacaannya panjang, berbeda kalau makmumnya semua sudah ridho dan tahu kalau imamnya biasa membaca ayat panjang itu ngak apa apa.
Udah dulu ya sobatku, semoga kita semua besok di akherat mendapatkan syafaat dari Al-Qur’an agar bisa masuk surga. AMIN YA ROBBAL ‘ALAMIN.
Apabila ada kesalahan dalam penulisan tulisan ini, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Allah dan kalian semua. Karena kalau ini memang salah ini memang dari aku, dan apabila tulisan ini memang benar, maka kebenaran itu dari Allah.

29 Januari 2012

ADAB BERPAKAIN


A. ADAB BERPAKAIAN
 Do’a Berpakaian dan Membuka
Pakaian
Allahumma innii asaluka min khoirihi
wa khoiri maa huwa lahu, wa
a’uudzubika min syarrohi wa syarro
maa huwa lahu
”wahai Allah, aku memohon kepada-
Mu kebajikan pakaian ini dan
kebajikan yang disediakan baginya.
Dan aku berlindung kepada-Mu dari
kejahatannya dan kejahatan
sesuatu yang dibuat untuknya.” (HR.
Ibnu Sunni)
B. PAKAIAN DAN AURAT BAGI
MUSLIM
“Aku tidak meninggalkan fitnah
yang lebih berbahaya bagi laki-laki
selain wanita.” (HR. Bukhari Muslim)
Adalah sebuah kenyataan, bahwa
bagi setiap laki-laki, daya tarik
seorang wanita ibarat tipu daya yang
tidak bisa dianggap enteng. Dalam
surat Yusuf ayat 28, Zulaikha
disebutkan memiliki tipu daya yang
besar (inna kaida kunna ‘adzhim).
Bandingkan dengan sebutan yang
Allah SWT berikan untuk tipu daya
syaithan, “… sesungguhnya tipu
daya syaithan itu adalah
lemah.” (QS. An-Nisaa’ : 76) Coba
bayangkan !!!
Seorang wanita dapat menjelma
menjadi sosok-sosok yang mulia,
cerdas, dan terhormat. Dan tentu
untuk menjadi sosok yang demikian,
tentu Sang Kholiq-lah yang paling
tahu bagaimana caranya. Dan jilbab
adalah sebuah resep sederhana yang
dapat mengangkat derajat wanita.
“ … hendaklah mereka mengulurkan
jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.
Yang demikian itu supaya mereka
lebih mudah untuk dikenal, karena
itu mereka tidak diganggu. Dan
adalah Allah Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang.” (QS. Al-Qhzab :
59)
Jilbab bukanlah seperangkat
asesoris, atau sekedar mode busana
yang aturan pakainya dapat diatur
sesuai selera si pemakai. Jilbab
adalah sebuah simbol penghambaan
diri seorang Muslimah terhadap
ketentuan Rabb-Nya, sebuah
pengakuan bahwa Allah azza wa
jalla berhak sepenuhnya mengatur
kehidupannya. Memiliki niat baik
memang tak berarti luput dari
godaan syaithan. Karena syaithan
begitu lihai melihat celah yang bisa ia
susupi untuk menipu manusia.
Dengan tipu dayanya, seorang
manusia dapat memandang baik
sebuah perbuatan yang sebenarnya
buruk dimata allah SWT.
“Dan ketika syaithan menjadikan
mereka memandang baik pekerjaan
mereka …” (QS. Al-Anfal : 48)
Kriteria yang wajib dipenuhi oleh
busana Muslimah dalam kitab Fiqh
Wanita, karangan Ibrahim
Muhammad Al-Jamal adalah :
1. Menutupi seluruh badan selain
wajah dan kedua telapak tangan
“Hai Asma, sesungguhnya
perempuan itu apabila telah sampai
umur/dewasa, maka tidak patut
menampakkan sesuatu dari dirinya
melainkan ini dan ini. Rasulullah
berkata sambil menunjukkan kepada
muka dan telapak tangan hingga
peregelangannya sendiri.” (HR. Abu
Dawud dan Aisyah)
2. Tidak ketat sehingga masih
menampakkan bentuk tubuh yang
ditutupinya.
3. Tidak tipis temaram sehingga
warna kulit masih bisa dilihat.
4. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
“Nabi SAW melaknat laki-laki yang
memakai pakaian wanita dan wanita
yang memakai pakaian laki-
laki.” (HR. Abu dawud dan Nasa’I)
5. Tidak berwarna mencolok
sehingga menarik perhatian orang
6. Tidak menyerupai pakaian wanita
kafir
7. Dipakai bukan dengan maksud
memamerkannya.
“ Siapa saja yang meniru-niru
perbuatan suatu kaum, berarti dia
telah menjadi pengikutnya.” (HR.
Abu Dawud dan Ahmad)
Selain kriteria di atas, perlu diingat
bahwa pemakaian kerudung harus
sampai menutup dada. Hal ini
disebutkan secara gamblang dalam
surat An-Nuur : 31,
“… dan hendaklah mereka
menutupkan kain kudung ke
dadanya, dan janganlah
menampakkan perhiasannya.”
Maroji’ :
1. Kepada Ukhti Muslimah, Kelompok
Studi Islam Al-Ummah, Jakarta
2. Majalah al-Izzah, Kolom Nisaa’,
April 2001
3. Haya binti Mubarok Al-Barik,
Ensiklopedi Wanita Muslima

APA YN TERJADI

TOKO ALHAROMAIN


"Dari Abu Sa'id Al-Khudri r.a berkata,aku mendengar Rasulullah s.a.w bersabda, "Barang siapa melihat suatu kemungkaran dilakukan di hadapanya maka hendaklah dia mencegah dengan tanganya,jika tidak mampu maka cegahlah dengan lidahnya,jika tidk mampu maka hendaklah dia merasa benci dalam hatinya,dan ini adalah selemah-lemahnya iman."(HR.Muslim,Ibnu Majjah)


Dalam hadits yang lain dikatakan ,bahwa bila seseorang dapat mencegah kemungkaran dengan lidahnya,maka cegahlah kalau tidak,maka ia harus meyakini dalam hatinya bahwa itu adalah suatu kemungkaran,dengan demikian ia terlepas dari tanggung jawabnya. Hadits lain menyatakan ,bahwa barang siapa membenci kemaksiatan walau hanya di dalam hatinya, dia sudah tentu seorang yang beriman.setelah derajat ini,maka tidak ada lagi derajat iman yang lebih rendah lagi. Banyak hadits Rasulullah s.a.w yang berhubungan dengan masalah ini. Kini,lihatlah apa yang terjadi di hadapan kita. Berapa banyak di antara kita yang sudah mengamalkan hadits diatas? Berapa banyak kemungkaran yang telah kita lihat dan telah kita cegah dengan tangan kita? Atau dengan lisan kita? Dan berapa banyak di antara kita yang dakam hatinya benar-benar ada kebencian terhadap kemungkararan? Padahal ini adalah selemah-lemah iman. Setidaknya, hendaklah kita meyakini dalam hati bahwa suatu kemungkaran adalah suatu kemungkaran,dan dengan melihatnya ada rasa marah,benci dan sedih dalam hati kita. jangan sampai kita digolongkan sebagai kaum munafiqin, yang dalam lisan kita membenci tetapi zahirnya kita berkumpul dan diam daka kemungkaran tersebut maka jika seperti itu Allah swt akan meng-adzab kita sebagaimana yang terjadi pada bani israil sehingga yg beriman menjadi satu hatinya dengan yang ahli mungkar,sehingga yang beriman akan hilang imanya dan menjadi ahli mungkar pula. Marilah kita berfikir,apa yang sedang terjadi pada zaman ini dan apa yang seharusnya kita lakukan.

"Dari Anas r.a Sesungguhnya Rasulullah s.a.w bersabda, "Selama seseorang itu mengucapkam La ilaaha illallaah dia akan mendapat manfaat dan terhindar dari bencana,kecuali jika mengabaikan hak-haknya." Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah! Bagaimana hak-haknya diabaikan?" ,jawab Rasulullah s.a.w,"Jika maksiat telah dilakukan secara terang-terangan dan dia tidak mencegah dan mengubah kemaksiatan itu."(HR.AL-Ashbahani-At Tharghib)


Sekarang mari katakanlah dengan jujur,apakah maksiat kepada Allah s.w.t akan hilang dengan sendirinya? Atau ada batas akhirnya? kita dapat melihat sendiri,betapa kemaksiatan sering dilakukan dengan bebasnya,tetapi apakah ada yang mau mencegahnya dengan sungguh-sungguh? Benar-benar tidak ada. Dalam suasana yang berbahaya ini, adanya umat islam yang menunaikan hak hak kalimat Laa ilaaha illallah di dunia, adalah suatu rahmat yang hakiki dari Allah s.w.t. kalau kita tidak menunaikan hak-haknya bukanlah kita menjadi penyebab kehancuran kita sendiri? Aisyah r.ha ,pernah bertanya kepada rasulullah s.a.w, "jika Allah s.w.t menurunkan adzab ke dunia ini,apakah adzab itu akan menimpa orang yang shalih juga,seperti orang yang bersalah di timpa adzab?" Rasulullah s.a.w menjawab, "Ya! adzab akan menimpa semua orang di dunia ini,tetapi pada hari kiamat orang yang shalih akan dipisahkan dari orang yang bersalah." wahai saudaraku yang merasa puas dengan keshalehanya di dunia ini,tanpa ada kerisauan dan kesedihan untuk orang lain,jika Allah s.w.t menp urunkan adzab karena suatu kemungkaran dan kita tidak berusaha mencegahnya, maka adzab akan menimpa kita semua.

"Dari Aisyah r.ha berkata, "Rasulullah s.a.w masuk ke rumah dan kuketahui dari air mukanya bahwa sesuatu telah terjadi padanya. Beliau tidak berbicara kepada siapapun,dan setelah berwudhu beliau masuk ke masjid. Saya mencoba mendengar dari belakang dinding kamarku apa yang beliau sabdakan. Beliau duduk diatas mimbar kemudian setelah memuji Allah,beliau berkhutbah, "Wahai manusia! Allah telah memerintahkan kalian agar menyuruh orang berbuat baik dan mencegah mereka dari kemungkaran,( kalau tidak ) akan tiba suatu masa dimana kalian berdo'a kepada-Nya, Dia tidak akan mendengar do'amu ,kalian memohon keperluan dari-Nya, Dia tidak akan memberimu, kalian memohon bantuan-Nya (untuk mengalahkan musuhmu). Dia tidak akan membantumu." Setelah berkhutbah Beliau turun dari mimbar."(HR.Ibnu Majjah)

Allah berfirman:
artinya:"Hai orang-orang yang beriman! Kalau kalian menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan Dia akan meneguhkan langkah-langkahmu (diatas musuh-musuhmu)."(Q.S.Muhammad :5)


Allah berfirman:
"Jika Allah membantumu,maka tidak seorang pun yang dapat mengalahkanmu,dan jika Allah membiarkanmu,maka siapakah yang akan membantumu (selain) dari Allah sesudah itu? Dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal."(Q.S.Ali imran : 160)


Dalam kitab Durrul mantsur ,dari riwayat tirmidzi dari Hudzaifah r.a bahwa rasulullah s.a.w bersabda seraya bersumpah : "Tetaplah kamu memerintahkan orang untuk berbuat baik dan mencegah mereka dari kemungkaran,kalau tidak Allah akan menurunkan adzab yang pedih kepadamu dan do'amu tidak akan diterima-Nya."(HR.Tirmidzi).
Saudaraku yang dirahmati Allah,mari kita bersama merenung dan memikirkan sejauh manakah kita telah melanggar hukum hukum Allah,dan berapa benyak hinaan yang sudah kita lontarkan pada sahabat-sahabat kita yang mengajak pada kebaikan,sungguh teramat kita harus mensyukuri itu tetapi kita terkadang menghina saudara kita xang mengajak pada perbaikan tetapi pada sahabat yang mengajak bermaksiat sedikitpun kita tidak berkomentar. yang baik kita terus cari kesalahanya dan yang bermaksiat kita benarkan ,betapa kita sangat bersedih menyaksikan hal ini. Setiap usaha memperbaiki umat gagal dan dihina dicemooh . Dan entah mengapa usaha kemaksiatan teramat kita dukung. Betapa hati kita telah membatu saudaraku ,kita tidak bisa merasakan dan membedakan kebaikan dan keburukan. kita menganggap orang yang berbicara tentang islam dan akhirat adalah orang gila orang kuper orang yang berlebihan. nauzubillahiminzaliq .
Kami sebagai sesama muslim sebagai saudara.sedikitpun tidak bermaksud menggurui,kami tidak bermaksud sombong kami hanya hamba yang bodoh yang hina yang tidak mempunyai kekuatan apa pun juga. saudaraku kami memohon maaf jika ada salah kata dari kami,kami hanya hamba yang hina dan tidak sempurna dan kesempurnaan hanya milik Allah s.w.t
Wassalamualaiku wr.wb.

KEUTAMAAN BERTAUBAT

TOKO ALHAROMAIntuk bertobat, Al Qur'an berbicara: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al Baqarah: 222). Maka derajat apa yang lebih tinggi dari pada mendapatkan kasih sayang Rabb semesta alam. Dalam menceritakan tentang ibadurrahman ( hamba Allah yang dikasihi ) yang Allah SWT berikan kemuliaan dengan menisbahkan mereka kepada- Nya, serta menjanjikan bagi mereka surga, di dalamnya mereka mendapatkan ucapan selamat dan mereka kekal di sana, serta mendapatkan tempat yang baik. Firman Allah SWT: "Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan)dosa (nya)." (QS. Al Furqaan: 68-70.). Keutamaan apalagi yang lebih besar dari pada orang yang bertaubat itu mendapatkan ampunan dari Allah SWT , hingga keburukan mereka digantikan dengan kebaikan? Dan dalam penjelasan tentang keluasan ampunan Allah SWT dan rahmat-Nya bagi orang- orang yang bertaubat. Allah SWT berfirman: "Katakanlah: "Hai hamba- hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia- lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az- Zumar: 53) Ayat ini membukakan pintu dengan seluas-luasnya bagi seluruh orang yang berdosa dan melakuan kesalahan. Meskipun dosa mereka telah mencapai ujung langit sekalipun. Seperti sabda Rasulullah Saw: "Jika kalian melakukan kesalahan-kesalahan (dosa) hingga kesalahan kalian itu sampai ke langit, kemudian kalian bertaubat, niscaya Allah SWT akan memberikan taubat kepada kalian." (Hadist diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abi Hurairah, dan ia menghukumkannya sebagai hadits hasan dalam kitab sahih Jami' Shagir – 5235) Di antara keutamaan orang- orang yang bertaubat adalah: Allah SWT menugaskan para malaikat muqarrabin untuk beristighfar bagi mereka serta berdo'a kepada Allah SWT agar Allah SWT menyelamatkan mereka dari azab neraka. Serta memasukkan mereka ke dalam surga. Dan menyelamatkan mereka dari keburukan. Mereka memikirkan urusan mereka di dunia, sedangkan para malaikat sibuk dengan mereka di langit. Allah SWT berfirman: "(Malaikat-malaikat) yang memikul 'arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang- orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala, ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka kedalam surga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak -bapak mereka, dan istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan?)kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar." (QS.Ghaafir: 7-9). Terdapat banyak ayat dalam Al Qur'an yang mengabarkan akan diterimanya taubat orang-orang yang melakukan taubat jika taubat mereka tulus, dengan banyak redaksi. Dengan berdalil pada kemurahan karunia Allah SWT, ampunan dan rahmat-Nya, yang tidak merasa sempit dengan perbuatan orang yang melakukan maksiat, meskipun kemaksiatan mereka telah demikian besar. Seperti dalam firman Allah SWT: "Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hambaNya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang? ." (QS. At-Taubah: 104) "Dan Dialah Yang menerima taubat dari hamba-hambaNya dan memaafkan kesalahan- kesalahan." (QS. Asy-Syuuraa: 25) Dan dalam menyipati Dzat Allah SWT: "Yang mengampuni dosa dan menerima taubat." (QS. Ghaafir: 3) Terutama orang yang bertaubat dan melakukan perbaikan. Atau dengan kata lain, orang yang bertaubat dan melakukan amal yang saleh. Seperti dalam firman Allah SWT dalam masalah pria dan wanita yang mencuri: "Maka barangsiapa yang bertaubat (di antara pencuri- pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu, dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Maaidah: 39) "Tuhanmu telah menetapkan atas diriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya, dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al An'aam: 54) "Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat setelah itu, dan memperbaiki ( dirinya) sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. An-Nahl: 119) Puja-puji terhadap Allah SWT dengan nama-Nya "at- Tawwab" (Maha Penerima Taubat) terdapat dalam al Quran sebanyak sebelas tempat. Seperti dalam do'a Ibrahim dan Isma'il a.s.: "Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha penerima taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al Baqarah: 1 2 8 ). Juga seperti dalan sabda Nabi Musa kepada Bani Israil setelah mereka menyembah anak sapi: "Maka bertaubatlah kepada Tuhan Yang menjadikan kamu, dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu, pada sisi Tuhan Yang menjadikan kamu, maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dialah yang Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang ." (QS. Al Baqarah: 54) Allah SWT berfirman kepada Rasul-Nya: "Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohon ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. An-Nisa: 64N

HAKEKAT SHOLAT

ari Topik yakin terhadap kalimah syahadat . Dan kali ini kita akan membedah tentang hakekat shalat sebenaranya yaitu Shalat khusyu wal khudu,yang artinya:
Shalat dengan konsentrasi bathin dan merendahkan diri,mengikuti cara Rasulullah saw.
Maksutnya:
Membawa sifat-sifat ketaatan kepada Allah dalam sholat kedalam kehidupan sehari-hari.

Fadhilahnya/manfaatnya:
-Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar(Q.S.Al-Ankabut : 45)
-Dan carilah pertolongan dengan sabar dan sholat(Q.S. Al Baqarah : 45)
-Shalat adalah mi'rajnya orang-orang yg beriman(hadist)

cara mendapatkan hakekat shalat:
-Mendakwahkan pentingnya shalat
-Latihan dengan memperbaiki zahirnya sholat,menghadirkan keagungan Allah dalam shalat dan belajar menyelesaikan semua masalah dengan shalat
-Berdoa kepada Allah agar diberi hakekat sholat yang khusu dan khudu

KENAPA UMMAT ISLAM SKR


"Dari Jarir bin Abdullah r.a berkata, "Saya mendengar Rasulullah s.a.w bersabda, "Jika maksiat dilakukan di depan seseorang atau suatu kaum dan mereka tidak mencegahnya padahal mereka mampu, maka Allah s.w.t akan menimpakan adzab ke atas mereka sebelum mereka mati."(HR.Abu Daud dan ibnu majah)


Wahai saudara seiman yang ikhlas dan yang ingin umat islam dan agamanya maju! Saudara-saudara sekarang sudah mengetahui dengan jelas, apa sebab-sebab kemrosotan kita. Bukan para penjajah yang salah,bukan pula orang-orang non-muslim. yang jelas,kita sendiri tidak berusaha mencegah perbuatan maksiat di lingkungan kita, anak-anak kita, keluarga kita, sahabat-sahabat kita dan tetangga-tetangga kita. Maksiat sudah benar-benar terbuka di depan mata kita, tetapi apakah kita sudah berusaha menghentikanya? jangankan menghentikan ,keinginan untuk itu pun apakah ada atau tidak? kita biasanya selalu memperhatikan perbuatan keluarga,atau anak kita ,jika mereka ikut-ikutan dalam organisasi politik atau melakukan sesuatu yang bertentangan dengan pemerintah, kita akan merasa begitu khawatir dan berusaha mencegah dan melarangnya, bukan hanya khawatir terhadap nasib keluarga atau anak kita,bahkan khawatir terhadap kehormatan kita. Tetapi jika mereka melakukan sesuatu yang bertentangan dengan perintah Allah s.w.t kita malah membiarkanya. silahkan kita jawab, tidakkah seharusnya kita lebih khawatir terhadap nasib seseorang yang berdosa di depan Allah, padahal kita sangat khawatir terhadap nasib seseorang yang bersalah didepan hakim negara.

Kadang-kadang kita mengetahui bahwa anak kita atau keluarga kita ketagihan dengan akhlak-akhlak yang tercela,seperti minum-minuman keras, mencuri ,berzina, berjudi ,dan shalat pun ia tinggalkan. Sayangnya,kita tidak berani mencegahnya, walaupun secara lisan. Ini bukan sikap seorang muslim. Padahal Allah s.w.t memerintahkan kita untuk menyuruh manusia untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan seperti itu.

Banyak orang tua memarahi anaknya karena malas belajar atau malas bekerja,tetapi adakah diantara orang tua yang mau memarahi anaknya karena tidak memperhatikan shalat berjama'ah? atau karena tidak berakhlak mulia?

Saudara-saudaraku! Sesungguhnya kelalaian kita ini tidak saja mengakibatkan kerugian yang sangat besar di akherat ,bahkan akan mengakibatkan kerugian dalam urusan kita di dunia. Barang siapa mendahulukan kepentingan dunia daripada kepentingan akhirat, maka pada hari kiamat ia akan menjadi buta, Allah swt berfirman : wa manka na fi ha dzi hi a'ma fa hu wa fil akhirati a'ma
artinya: "barang siapa buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula)."(Q.S.Al-isra: 72)


maksud ayat di atas, dijelaskan dalam firman Allah berikut:
kho ta mallahu ngala quluu bi him wa ngala sam ngihim wa nga la absho ri him ghi sya wah
artinya: "Allah telah menutup hati,pendengaran dan penglihatan mereka"(Q.S.Al-baqarah:7)

WANITA PENGHUNI NERAKA


Sebagaimana yang terjadi pada dewasa ini,berbagai macam kemaksiatan telah nampak dimana-mana dan semakhn terbuka,yang kebanyakan pelakunya adalah para wanita.

Dalam hal ini tidak sedikit di antara mereka yang mengumbar-umbar auratnya dihadapan khalayak ramai dengan tanpa memandang rasa malu. Seperti pada artis, penari ,pelacur dan wanita-wanita lainya yang buta pura-pura tidak tahu akan ajaran agama, atau dengan kata lain tidak memeluknya. maka semua tingkah dan perilakunya ingin menarik perhatian para lelaki,yaitu dengan cara penampilanya contohnya pakaian, ucapanya yang kotor dan merangsang, yang jauh dari ajaran-ajaran agama.

sebagaimana yang telah disabdakan nabi s.a.w mengenai balasan-balasan terhadap 2 kelompok pelaku kemaksiatan di muka bumi yaitu para lelaki hidung belang dan pelacur,sebagaimana berbunyi: "Ada 2 golongan ahli neraka yang aku belum pernah melihatnya sebelumnya. Di kedua belah tangan mereka memegang cambuk seperti ekor-ekor sapi jantan (kiasan sebagai cambuk). Mereka adalah para lelaki pelaku kemaksiatan selama hidupnya, dan wanita-wanita yang memakai pakaian terbuka yang tubuhnya berlenggak-lenggok dan kepalanya seperti punuk unta. Semuanya tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya."(HR.Muslim)

Dan wanita-wanita seperti ini tidak menyadari akan perbuatanya, dengan mengumbar-umbar payudara dan punggungnya. ditambah pakaian-pakaian seksi,dan sepatutnya yang semuanya ingin meluluhkan hati para lelaki dan menghancurkan pola pikir mereka,maka wanita-wanita semacam ini ditambah rayuan-rayuan setan mudah jatuh kejurang kehinaan. Dan karenanya pula tidak dapat dipercayakan harta dan dirinya.

kemudian di samping itu,tidak sedikit persaingan antara garmen dimana-mana dengan menyodorkan pakaian-pakaian seksi berbagai jenis dan merek berbeda, seperti di bawah ketiak,atau di bawah perut, atau pakaian berlubang yg seakan-akan mereka menjaring para lelaki dengan berbagai caranya. kemudian dilonjakkan harganya,sebagai mana mereka tahu bahwa dengan demikian akan menarik daya minat pembeli dan karenanya para wanita akan memaksakan suaminya untuk menuruti kehendaknya. ingatlah saudaraku kaum muslimin kalian sangat berharga dan iman kita lebih berharga dibanding bumi dan seisinya.